Good Idea: German Ambassador Dr. Peter Schoof

(Business Lounge Journal – Interview Session)

Jakarta bukan Berlin dan Berlin tidak sama dengan Jakarta, namun kedua kota ini memiliki pertalian yang telah berlangsung selama 25 tahun. Pada waktu yang lalu, ada banyak hal yang dilakukan bersama antara pemerintah kedua kota, baik dalam bidang olah raga maupun kebudayaan. Namun kali ini baik Jakarta maupun Berlin sedang mengupayakan sebuah kerja sama bersama antar startup untuk menciptakan kolaborasi yang berguna bagi kemajuan kedua belah pihak.

“Sebenarnya tantangan yang dihadapi kota kita Jakarta berbeda dari Berlin. Hal ini menjadi menarik untuk menyatukan orang-orang dan para pemangku kepentingan yang benar-benar bekerja untuk mendapatkan solusi guna membuat kehidupan warga di kedua kota menjadi lebih baik. Namun ada beberapa permasalahan yang identik, seperti transportasi umum yang menjadi masalah besar di Jakarta dan juga menjadi masalah besar di Berlin,” demikian diungkapkan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Dr. Peter Schoof kepada Business Lounge Journal. “Kami semua berusaha mencari solusi untuk mendapatkan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan, seperti yang kita tahu, yaitu emisi gas,” lanjut Duta Besar Schoof.

Ia pun melanjutkan bahwa tidak hanya transportasi umum yang ramah lingkungan yang menjadi permasalahan, namun bagaimana dapat mengelola sumber daya alam seperti air, juga harus menjadi perhatian penting. Tantangan lain yang diungkapkannya adalah bagaimana pemerintah penting untuk menciptakan ruang bagi warga untuk dapat hidup dan beraktifitas walaupun dalam hal ini Duta Besar Schoof menyadari benar bahwa Kota Jakarta memiliki luas yang jauh lebih besar.

Duta Besar Schoof berharap dapat berkontribusi untuk meningkatkan dan mengintensifkan hubungan antar dua negara, Indonesia dan Jerman dalam bagaimana Jakarta dan Berlin dapat bergandengan tangan dan melakukan sesuatu untuk saling berjejaring dan untuk memilah-milah solusi apa yang dapat diterapkan di setiap kota. Kali ini kedua pemerintah kota melibatkan kreatifitas generasi muda di dalamnya.

“Di Jerman saat ini, kami memiliki banyak solusi untuk e-mobility. Di Berlin Anda dapat menemukan e-roller, e-motorcycle, e-bike, dan banyak lagi. Ada banyak cara yang sedang kami coba temukan serta pengalaman-pengalaman yang saat ini telah diterima oleh masyarakat kami yang dapat kami bagikan,” demikian dijelaskan Duta Besar yang berada di Jakarta sejak tahun lalu. Ia pun mengaitkan bagaimana transportasi umum berdampak baik pada kesehatan warga. “Sebab kita harus mensituasikan semua orang bergerak, sebab bergerak akan berkontribusi pada kesehatan Anda,” demikian diucapkannya.

Namun ada perbedaan yang dipaparkan oleh Duta Besar Schoof, “Kami orang Jerman menghadapi masyarakat yang menua sehingga kami memiliki tantangan demografi yang berbeda dengan Indonesia dan tentu saja solusi yang saat ini kami kerjakan adalah membutuhkan transformasi yang besar untuk masyarakat kami. Maksud saya pola tradisional dari gaya hidup kami akan berubah. Hal ini juga akan menjadi permasalahan. Saya pikir di Indonesia tantangannya akan berbeda sebab Anda memiliki pertumbuhan populasi yang cepat, Anda memiliki jumlah generasi muda yang spektakuler, yang menimbulkan kebutuhan lain dalam bidang kesehatan. Namun saya menyadari bahwa itu diselesaikan oleh pemerintah dan juga oleh kota Jakarta untuk mengembangkan infsratruktur kesehatan saat ini yang dikenal dengan sistem asuransi publik yang baru yang sangat baik.”

Duta Besar Schoof kemudian mengajak untuk Jakarta dapat menemukan pasar di Jerman di mana solusi-solusi yang mereka tawarkan ada di sana.


Business Lounge Journal/VMN/BLJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.