Antisipasi Stress Pasca Pileg

(Business Lounge Journal – Medicine)

Seorang teman baru saja menemui rekannya seorang Caleg yang gagal terpilih dalam kondisi dirawat di rumah sakit. Sakit jantungnya kambuh karena stress berat. Bayangkan uang sudah habis banyak tapi tidak berhasil mendapatkan suara belum lagi cemooh dari lingkungan sekitar. Selorohan orang-orang mengatakan pasca Pileg Pilpres ini rumah sakit dan rumah sakit jiwa bakal penuh dengan orang-orang stress. Bahkan pemerintah khususnya Kementrian Kesehatan sudah mengantisipasi hal ini. Beberapa RSUD pun menyiapkan ruangan khusus untuk menampung peningkatan jumlah pasien stress pasca Pileg.

Kok bisa stress? Semua orang tentu bisa stress. Stress adalah sesuatu yang sangat manusiawi. Stress muncul akibat ketidakmampuan beradaptasi ataupun menerima suatu kondisi yang harus dihadapi. Stress merupakan hal yang dapat dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, miskin atau kaya. Stress kadangkala disangkali banyak orang yang tidak mau mengakui dirinya sedang stress. Tapi tubuh tidak bisa menipu bila stress terjadi. Sebab stress seringkali menimbulkan penyakit pada fisik kita.

Lalu kalau sudah stress apa yang bisa dilakukan? Bagi kondisi khusus seperti kalah dari sebuah kontestasi, anggaplah sebagai sebuah insiden. Maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah menerima kondisi kekalahan sebagai suatu kenyataan yang dihadapi dengan legowo. Tarik nafas dalam-dalam dan cobalah terima dengan rileks.

Untuk sadar akan situasi yang telah terjadi sebagai penyebab stress maka sebaiknya Anda menyimpan buku harian stres selama beberapa minggu. Ini adalah alat manajemen stres yang efektif karena akan membantu Anda menjadi lebih sadar akan situasi yang menyebabkan Anda menjadi stress. Catat tanggal, waktu dan tempat dari setiap episode yang menegangkan, dan catat apa yang Anda lakukan, dengan siapa Anda, dan bagaimana perasaan Anda baik secara fisik maupun emosional. Berikan nilai dari skala 1-10 pada masing-masing episode stress dan gunakan buku harian untuk memahami apa yang memicu stress Anda dan seberapa efektif Anda dalam situasi stress. Ini akan memungkinkan Anda untuk menghindari situasi stress dan mengembangkan mekanisme koping yang lebih baik.

Yang kedua, jangan berlarut-larut dalam stress. Hidup harus terus berjalan bukan? Cari cara untuk menemukan sendiri solusi terbaik untuk masalah Anda. Hal akan membantu Anda merasa lebih terkendali sehingga menurunkan tingkat stres Anda. Buat sebanyak mungkin solusi yang Anda bisa pikirkan dan memungkinkan untuk Anda jalani. Timbang hal positif dan negatif dari tiap solusi. Tuliskan setiap langkah yang perlu Anda ambil sebagai bagian dari solusi: apa yang akan dilakukan, bagaimana akan dilakukan, kapan akan dilakukan, siapa yang terlibat dan di mana akan terjadi.

Yang terakhir, bicaralah dengan orang yang dapat Anda percaya, curahkan isi hati dan pikiran Anda, tentang bagaimana perasaan Anda. Hal ini biasanya sangat membantu. Berbicara dengan orang lain dapat menolong mengalihkan perhatian Anda dari pikiran stress. Beberapa ketegangan akan terlepas ketika mendiskusikannya dengan sahabat.

Semoga membantu!

Vera Herlinadr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Partner of Management & Technology Services, Vibiz Consulting

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.