Cerdas Naik Kendaraan Umum agar Tidak Tertular Flu

(Business Lounge Journal – Medicine) Saat ini kendaraan umum di Jakarta bertambah satu lagi dengan hadirnya MRT Lebak Bulus-Bundaran HI yang memiliki 13 perhentian. Naik kendaraan umum, tentu akan sangat mengurangi macet Jakarta. Namun sekalipun kita naik kendaraan umum, mari cerdas menjaga diri agar terhindar dari Flu yang sekarang ini sedang marak bertebaran di mana-mana.

Mengapa Kendaraan Umum

Tahukah Anda bahwa kendaraan umum merupakan tempat yang paling sering menularkan penyakit saluran nafas atas? Salah satunya adalah flu biasa yang sering disebut dengan common cold. Sebenarnya virus flu mudah menular di mana saja. Namun dalam transportasi umum seperti MRT, ada banyak tempat berpegangan bagi yang tidak mendapatkan tempat duduk yang menjadi sumber penularan. Tempat berpegangan seperti yang menggelantung di langit-langit MRT itu bila dipegang oleh tangan yang baru saja mengeluarkan ingus karena flu dapat menularkan virus. MRT adalah sebuah ruangan tertutup bersama-sama dengan orang lain. Belum lagi durasi waktu kontak dengan penderita flu jika Anda menempuh beberapa stasiun maka sudah lebih dari lima menit. Apalagi kendaraan seperti bus umum, membuat Anda dapat bersama dengan orang lain untuk waktu yang lebih lama.

Penularan

Virus flu sangat mudah menular dengan menghirup tetesan udara atau lendir dari orang yang terinfeksi – penelitian oleh spesialis menemukan bahwa hanya sekali bersin dapat menginfeksi hingga 150 penumpang dalam waktu lima menit lewat udara dan percikan bersin. Kecepatan virus flu sangat cepat, University of Nottingham pada 2011 mengeluarkan hasil penelitian bahwa orang yang naik kendaraan umum beresiko 6 kali lebih tinggi tertular daripada yang tidak menggunakan kendaraan umum.

Tips Menghindari Penularan

Berikut ini adalah beberapa tips bagi Anda pengguna kendaraan umum:

  • Gunakan masker

Jika Anda merasa kondisi tubuh Anda sedang menurun karena keletihan dan lainnya, tidak ada salahnya Anda menggunakan masker wajah. Posisinya masker dengan kawat menjepit hidung agar udara luar tidak terhirup. Jika memakai masker dengan cara yang salah maka tidak ada gunanya

  • Bila penumpang di sebelah Anda flu atau batuk dan Anda terlanjur tidak memakai masker, usahakan menahan nafas beberapa detik atau menutup hidung dengan tangan Anda agar tidak terhirup.  Selain itu Anda juga bisa memposisikan diri duduk menyamping agak membelakangi daripada berhadapan muka dan tentu hindarilah obrolan.
  • Tempat pegangan tangan, tombol, pintu adalah tempat utama virus untuk bertahan, tapi tentu sulit untuk tidak menyentuhnya. Biasakan saja setelah memegang, jangan sentuh hidung atau mata Anda melainkan Anda melap tangan dengan tissue pembersih beralkohol atau mencuci tangan setelah turun dari kendaraan.
  • Jika Anda melihat orang sakit menyentuh permukaan tertentu, hindari kontak dengan yang sama.
  • Jika berada di kendaraan umum yang memiliki jendela, cobalah membukanya untuk mendapatkan ventilasi sebanyak mungkin. Hal ini dapat mengurangi risiko Anda menghirup virus di udara.
  • Bawalah senantiasa pembersih antibakteri berbasis alkohol di tas Anda.
  • Vaksin flu jika Anda berada dalam kelompok berisiko: lansia, usia muda, hamil,  sistem imun tubuh melemah, dan yang memiliki penyakit paru-paru. Walau vaksin flu adalah untuk tipe influenza, bukan common cold, namun paling tidak dapat menolong menambah imunitas Anda terhadap flu.

Pada akhirnya, tips-tips ini hanya menolong Anda menghindari. Jadinya suatu penularan penyakit tetap bergantung pada imunitas Anda dan faktor jumlah virus itu sendiri apakah cukup untuk menginfeksi Anda. Bagi mereka yang memiliki riwayat alergi, sekali terkena flu biasanya tidak sebentar menderita karena flu. Tidak perlu terlalu takut atau menjadi paranoid terhadap penyakit, tetap nikmati perjalanan Anda dengan santai namun mengerti menjaga diri.

Terakhir, jika Anda yang sedang menderita flu, disarankan untuk tidak bepergian dengan kendaraan umum atau hendaklah memakai masker kemanapun agar orang lain tidak tertular dengan Anda.

Selamat berkendaraan umum dengan sehat!

Vera Herlinadr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Partner of Management & Technology Services, Vibiz Consulting

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.