Pindah ke Vermont Bisa Dapatkan Dana US10000

 

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Tahun 2019, negara bagian Vermont memberikan tawaran menggiurkan bagi siapapun yang senang bekerja secara remote (tidak harus bekerja di kantor). Ya, setelah negara bagian tersebut berhasil mengeluarkan hukum ketenagakerjaan S.94, kini para pekerja remote worker, bisa mengembangkan karirnya di Vermont.

Bukan hanya itu saja, para remote worker bahkan bisa mendapatkan dana sebesar 5000 dollar AS untuk 1 tahun, untuk program selama 2 tahun. Tawaran yang menarik, bukan? Selain itu, aplikasi untuk pendaftaran program tersebut, tentunya sudah berlaku mulai dari tanggal 1 Januari 2019.

Tentu saja, syarat pertama untuk mendapatkan dana tersebut adalah wajib mengurus kepindahan domisili ke Vermont. Sebagai informasi, pihak negara bagian Vermont tentu tak langsung mengeluarkan uang dalam bentuk cash untuk biaya kepindahan. Tetapi, mereka menawarkan reimbursement atau pergantian biaya untuk kebutuhan dasar, seperti biaya untuk pindah, biaya internet, serta biaya sewa kantor yang umumnya adalah coworking space.

Joan Goldstein, yang merupakan Commissioner of the Vermont Department of Economic Development, yang juga menjalankan Remote Worker Grant Program, menyatakan bahwa Vermont adalah negara bagian terkecil kedua di Amerika Serikat dan negara bagian tersebut juga semakin tua. Karena itulah, mereka benar-benar ingin meyakinkan agar Vermont memiliki lebih banyak lagi tenaga kerja produktif.

Vermont, tentunya juga menawarkan lingkungan tempat tinggal yang “lebih dekat dengan tetangga” dan juga tempat tinggal yang relatif lebih murah dibandingkan negara bagian lainnya di Amerika Serikat. Seperti contohnya, harga rumah di sana hanya berkisar kurang dari 200.000 dollar AS. Sedangkan untuk harga sewa apartemen dengan satu kamar, hanya sekitar 850 dollar AS per bulan, dengan lokasi yang cukup strategis, yaitu dekat dengan coworking space, tempat di mana mereka bisa bekerja dan menjalankan bisnisnya setiap hari.

Sekilas tentang syarat remote worker yang ingin bekerja di Vermont

Tentu saja, untuk mendapatkan dana tersebut, pastinya pihak dari negara bagian Vermont tetap melakukan seleksi yang ketat. Hal itu, pastinya berkaitan dengan dana mereka yang terbatas untuk para remote worker, yaitu hanya sebesar US$125,000 untuk tahun 2019. Untuk 2 tahun berikutnya, dana yang sudah disiapkan untuk program tersebut adalah sebesar US$250,000 untuk tahun 2020, dan US$125,000 untuk tahun 2021.

Berdasarkan  ketetapan hukum yang ada di Vermont, remote worker yang dimaksud, tentu saja harus merupakan karyawan full-time yang juga menerima W-2 dari perusahan tempatnya bekerja. Perusahaan yang mempekerjakannya, tentunya adalah perusahaan yang kantor pusatnya berada di luar negara bagian Vermont.

Sampai di situ saja syaratnya? Tentu tidak! Syarat penting lainnya adalah remote worker tersebut, tentu saja harus memutuskan untuk menjadi penduduk Vermont sepenuhnya setelah 1 Januari 2019. Hal yang tak kalah pentingnya, remote worker tersebut harus bisa menjelaskan deskripsi pekerjaannya yang bisa dikerjakan dari rumah atau co-working space yang berlokasi di negara bagian Vermont.

Hal penting lainnya yang harus diketahui para pelamar remote worker

Tentu saja, ada hal penting lainnya, yang perlu diketahui para pelamar dari program remote worker. Apa sajakah itu?

1. Bagaimana proses aplikasi untuk melamar program remote worker di Vermont?

Ada 3 langkah untuk proses aplikasinya :

  • Mengisi formulir yang terdiri dari 2 bagian. Tentu saja, pertama kali harus melengkapi formulir Part A : EMPLOYEE terlebih dahulu, yang isinya adalah informasi pelamar, kelayakan, pembuktian domisili, dan biaya remote worker yang memenuhi syarat.
  • Siapkan formulir Part A dan Part B, dan mintalah pihak perusahaan untuk mengisi Part B : EMPLOYER.
  • Mengirimkan formulir Part A dan Part B ke email [email protected] dengan lengkap. Kelengkapan dokumen yang harus dikirimkan bersama dalam bentuk PDF, yaitu : Formulir Part A : EMPLOYEE, beserta tandatangan, Formulir Part B : EMPLOYER, beserta tandatangannya, serta 2 dokumen penting lainnya, yaitu Documentation required for Proof of Residency, dan Documentation of Qualifying Remote Worker Expenses.

2. Bagaimana pelamar program bisa membuktikan Proof of Residency (domisili-red) di Vermont?

Untuk membuktikannya, pelamar program harus bisa membuktikan 4 digit dari Surat Izin Mengemudi yang dikeluarkan oleh negara bagian Vermont. Jika ia tidak mengemudi, ia juga bisa menunjukkan kartu identifikasinya, yang disertai dengan beberapa dokumen penting lainnya, yaitu : housing lease or contract, utility bill with service address listed, property tax bill, homeowner/renter insurance.

3. Biaya apakah yang akan dikeluarkan / ditanggung pihak Vermont untuk remote worker yang memenuhi kualifikasi?

Biaya kepindahan, biaya software, atau hardware komputer, biaya internet, serta biaya sewa coworking space atau tempat sejenis lainnya yang akan digunakan remote worker tersebut untuk bekerja.

4. Biaya apakah yang akan dikeluarkan/ditanggung pihak Vermont untuk kepindahan remote worker ke Vermont?

Biaya kepindahan yang ditanggung pihak Vermont, adalah biaya sewa perusahaan jasa kepindahan atau biaya sewa peralatan kepindahan (termasuk biaya asuransi kendaraan yang disewa), lease deposit, serta biaya pemindahan persediaan.

Program remote worker di Vermont dan budaya masyarakat AS

Sekilas melihat hal yang dilakukan negara bagian Vermont, sebenarnya hal itu juga bisa jadi dipengaruhi oleh kebiasaan orang Amerika Serikat yang sangat suka berpindah tempat tinggal.

Memang, mungkin Anda bertanya, mengapa mereka begitu optimis akan program remote worker tersebut?

Jawabannya, bisa jadi karena mereka juga mempertimbangkan kebiasaan dan budaya orang Amerika Serikat yang sangat suka berpindah rumah dan mencari kehidupan yang baru dari sebelumnya. Bisa jadi, pelamar program remote worker yang memang juga ingin mencari “pengalaman pindah” ke Vermont, atau bisa juga karena alasan lainnya.

Program remote worker serupa, pernah juga dilakukan di Tulsa, Oklahoma oleh sebuah perusahaan nonprofit, yang bersedia memberikan dana US$10,000 dalam bentuk cash untuk warga AS yang mau tinggal dan bekerja di sana. Bukan hanya itu saja, paket menarik lainnya pun juga disiapkan saat itu, seperti mendapatkan keanggotaan gratis untuk coworking space, potongan biaya sewa untuk apartemen mewah, dan biaya kelengkapan gratis lainnya untuk tiga bulan.

Baik program remote worker yang ada di Oklahoma maupun yang di Vermont, bisa jadi, keduanya memang menyediakan program itu untuk menarik orang AS dari negara bagian lainnya agar pindah. Intinya, butuh penduduk dan tenaga kerja produktif.

Zefanya Jodie Sumbayak, MBA / Editor In Chief Vibizmedia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.