Memulai Bisnis Berdasarkan Demand

(Business Lounge Journal – General Management)

Kita sudah membahas bagaimana Anda dapat memulai bisnis Anda dengan mengamati kebutuhan kosumen yang ada di sekeliling Anda. (Baca: Bukan lagi dari apa yang kamu suka.) Hal ini juga berlaku bilamana Anda ingin mengadakan terobosan pada produk Anda, bukan hanya ketika Anda hendak memulai sebuah bisnis yang baru. Namun ada beberapa hal yang penting untuk Anda perhatikan pada saat Anda hendak berbisnis dengan mempertimbangkan demand.

1. Perhitungkan masalah waktu

Adanya kebutuhan selalu akan berkaitan dengan waktu. Seperti yang kita telah bahas sebelumnya bagaimana karakteristik yang paling menonjol dari para Gen Y dan Gen Z adalah keinginan yang serba instant. Jika Anda memutuskan untuk berbisnis untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan yang ada, maka sangat penting bagi Anda untuk memastikan bahwa Anda memiliki waktu yang cukup baik untuk mempersiapkan, produksi, distribusi, serta tahapan-tahapan lainnya yang perlu Anda lewati. Penting untuk benar-benar menganalisa kebutuhan waktu yang harus Anda hitung untuk mengantisipasi kekecewaan yang dapat timbul di kemudian hari.

2. Jangan lupakan inovasi

Lakukan research secara berkala. Ini hal yang penting bagi Anda. Pada kenyataannya, mereka yang terus melakukan inovasilah yang akan terus berjaya. Tentu saja inovasi yang Anda lakukan haruslah sesuai dengan kebutuhan yang ada. Karena itu, mintakan feedback dari para pelanggan Anda.

3. Merangkul para kompetitor Anda.

Sering kali orang merasa antipati kepada kompetitornya, dengan alasan, “kan, saingan.” Padahal, darimanakah pembelajaran yang paling efektif Anda dapat? Kompetitor! Tidak hanya mengintip, menengok, menjadi mystery guest, sehingga Anda dapat mengetahui sepak terjang competitor Anda, melainkan jadikanlah mereka kawan bagi Anda yang dapat menjadi partner bagi Anda untuk berdiskusi dan saling berbagi.

4. Mudah diakses

Oleh karena keinginan pelanggan sekarang ini yang serba mudah, maka pastikanlah bahwa informasi tentang produk yang Anda miliki serta bagaimana bertransaksi dengan Anda akan sangat mudah didapat. Segala sesuatu yang sulit hanya akan membuat konsumen melupakan Anda.

5. Miliki loyal customer

Hal ini jelas tidak mudah. Tetapi, jika Anda berhasil mendapatkan loyal customer yang memiliki kebutuhan secara berkala, maka sudah dapat dijamin bisnis Anda akan terus beroperasi. Anda membutuhkan loyal customer. Jangan lupa, selama ada demand, maka pelanggan itu akan selalu ada. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas layanan Anda untuk dapat senantiasa memiliki pelanggan. Selain itu loyal customer Anda akan menjadi pengiklan yang paling efektif bagi Anda.

Bagaimana dengan berbagai strategi promosi. Kadang-kadang para start up cepat sekali “jor-jor”-an mengeluarkan biaya untuk melakukan promosi. Tidak ada yang salah dengan itu jika memang Anda memiliki budget. Namun hal ini akan menjadi masalah saat perkiraan Anda meleset, bahwa strategi pemasaran Anda yang telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit, tidak sesuai dengan hasil penjualan Anda. Karena itu, manfaatkanlah segala strategi pemasaran yang dapat Anda lakukan dengan biaya yang seminimal mungkin. Bila para loyal customer Anda ikut mengambil bagian di dalam strategi pemasaran Anda, hal ini akan sangat berguna.

ruth_revisiRuth Berliana/VMN/BL/Partner in Management and Technology Services, Vibiz Consulting Group

Leave a Reply

Your email address will not be published.