5 Manfaat Senyum dan Tawa

(Business Lounge Journal – Medicine)

Kelihatannya sederhana, hanya tersenyum. Mudah bukan? Tapi pada kenyataannya tidak semudah itu. Hal ini terbukti ketika pada suatu kesempatan saya membawakan materi dalam suatu acara yang dihadiri sekelompok pejabat organisasi. Saya meminta semua yang hadir saling memberikan senyum satu dengan yang lain, untuk memberikan semangat dan cairnya suasana. Namun di luar dugaan, ternyata para pejabat organisasi ini sangat sulit tersenyum. Ajakan saya untuk tersenyum sepertinya aneh bagi mereka. Mereka memandang saya dengan tatapan tajam. Namun saya tidak hiraukan, tetap saya ajak lagi  untuk tersenyum. Akhirnya… sedikit senyuman tersungging di bibir beberapa orang.. walau hanya sedikit.

Pengalaman ini memberikan kepada saya suatu fakta bahwa tersenyum itu ternyata tidaklah mudah bagi sebagian orang. Rasa ingin tahu menggelitik dalam pikiran saya, apakah yang membuat orang sulit tersenyum? Apakah karena masalah-masalah hidup? Kehidupan saya sendiri selalu diwarnai dengan senyum dan tawa. Tidak terbayang manusia tanpa senyum betapa ruginya, karena senyum  itu sangat bermanfaat. Masalah hidup selalu ada, namun jika dipandang dari sisi positif, semua masalah selalu mendatangkan kebaikan dan tetap dapat membuat kita tersenyum, bahkan di tengah masalah.

Berikut ini manfaat dari senyum dan tawa dalam hidup manusia:

  1. Membuat  kulit dan otot-otot wajah terlatih, sehingga tidak mudah menua dan kulit menjadi kendor. Jika orang melihat Anda lebih tua 10 tahun dari umur Anda yang sebenarnya, cobalah evaluasi diri, apakah karena Anda kurang tersenyum sehingga garis-garis penuaan muncul lebih cepat.
  2. Melepaskan hormon bahagia yaitu dopamin, serotonin, serta endorfin yang dapat mengakibatkan denyut jantung menjadi normal,  tubuh berada dalam kondisi santai dan tekanan darahpun turun. Selain itu, endorfin juga sanggup melenyapkan rasa nyeri. Bahkan pada masa lalu, pepatah mengatakan hati yang gembira adalah obat yang manjur. Ternyata ini benar, karena terkait dengan endorfin.
  3. Menjauhkan tubuh dari stress, depresi dan  terhindar sakit jiwa tentunya.Kebahagiaan adalah sesuatu yang tidak dapat dibeli dengan uang. Terlalu mahal sehingga uang tidak akan cukup menggantikan kebahagiaan. Jika tidak ada rasa bahagia, apakah artinya memiliki uang, kekayaan dan harta, jabatan tinggi, kemewahan dalam hidup kita? Ujungnya dari suatu ketidakbahagiaan adalah kehilangan makna hidup dan menuju pada suatu rutinitas hidup yang membosankan.
  4. Memberikan kekuatan untuk berpikir positif. Saat memberikan motivasi kepada beberapa orang untuk tersenyum ketika menghadapi masalah. Maka saya menuai protes. Orang berkata, adalah tidak waras kalau bisa tersenyum ditengah masalah. Namun jika Anda melihat “problem is opportunity”, maka Anda akan mampu berpikir positif akan masalah Anda dan yakin ada hal yang luarbiasa baik di balik sebuah masalah.
  5. Meningkatkan kecerdasan emosional. Orang yang bahagia adalah orang yang cerdas secara emosional dan akan sangat berpengaruh  dalam mengambil keputusan-keputusan dalam hidup. Jadi bukan kepintaran tapi kecerdasan emosional yang diperlukan untuk kesuksesan hidup. Ketika kita tidak bisa tersenyum dan tertawa dalam hidup, seiring dengan itu kecerdasan emosional pun menurun.

Tersenyumlah.. tertawalah.. tidak sulit sebenarnya, hanya apakah mindset kita berpikir itu mudah? Jika mudah, kuncinya hanya pada “MAU”.

Vera Herlinadr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Partner of Management & Technology Services, Vibiz Consulting Group.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.