HR Trend 2018 Onwards

 

(Business Lounge Journal – Human Resources)

Penting bagi kita praktisi HRD untuk terus mengikuti perkembangan HR dari tahun ke tahun, selaras dengan kecenderungan kebutuhan bisnis terhadap layanan HR itu sendiri. Tahun 2017, fokus HRD adalah membangun budaya perusahaan dan meningkatkan kinerja (performance) karyawan. Tahun 2018 ini, sampai beberapa tahun ke depan, fokus HR akan lebih condong kepada bagaimana meningkatkan produktifitas HR secara keseluruhan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menjalankan fungsi-fungsinya.

Apakah saja fungsi-fungsi HR yang akan terpengaruh dengan kemajuan teknologi saat ini:

1. HR Administration; from Recruitment to Termination

Proses administrasi HR akan memanfaatkan teknologi HR Information System dari mulai database karyawan sampai kepada proses administrasi lainnya. Dalam hal rekrutmen, iklan lowongan kerja, sourcing data sampai dengan seleksi awal kualifikasi kandidat dapat dilakukan dengan membangun sistem rekrutmen yang komprehensif. Promosi, demosi, perhitungan termasuk perubahan data gaji sampai pada pada proses terminasi karyawan, sebagian prosesnya dapat digantikan dengan menggunakan sistem.

2. HR Training and People Development

Banyak materi training yang dapat diberikan dengan cara E-Learning, terutama untuk modul-modul seperti budaya perusahaan – standar layanan, SOP, self motivation, general information and self education. Dengan menggunakan sistem seperti ini, ada kelebihan lain yang didapat yaitu keleluasaan waktu. Karyawan dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan lebih fleksibel, tidak terpaku pada jam kerja. Bagi perusahaan sendiri, hal ini sangat menguntungkan karena waktu kerja menjadi lebih efektif.

3. Industrial Relations (IR)

Sebagian pekerjaan IR inipun dapat dilakukan dengan cara yang lebih efisien seperti dalam pembuatan atau pembaharuan Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian/Kesepakatan Kerja Bersama (PKB/KKB) yang melibatkan organisasi Serikat Pekerja yang ada di perusahaan dengan proses diskusi dapat dilakukan dengan menggunakan Skype atau Conference Call sehingga biaya pertemuan seperti hotel, konsumsi dan lainnya sangat bisa dikurangi.

Dampak dari hal ini adalah berkurangnya pekerjaan HR yang selama ini dilakukan beberapa orang. Ini yang harus disadari oleh praktisi HR, kedepannya, beberapa fungsi dan tanggung jawab HR akan beralih kepada kecanggihan teknologi.

Langkah apa yang sebaiknya segera dilakukan oleh praktisi HR untuk mengantisipasi perubahan ini? Beberapa tips yang dapat di-share-kan pada kesempatan ini:

1. HR Consultancy

Saatnya bagi praktisi HR memperkuat kemampuannya di bidang HR secara lebih mendalam, sehingga dapat menyediakan layanan konsultansi bidang HR di segala bidang industri. Paling tidak, jika kita menguasai ilmu HR secara mendalam, kebutuhan konsultasi ini masih memungkinkan terbuka di masa datang.

2. Tekuni bidang HR Information System

Mengingat kemajuan teknologi tidak dapat kita tunda atau perlambat, maka kitapun harus mengembangkan ilmu HR kita dengan ilmu IT khususnya HR program. Sehingga kita tidak terlindas malahan dapat mengimbangi kebutuhan HR & HR-IT di perusahaan.

3. Perluas Komunitas HR

Alternatif peluang lainnya adalah memperluas komunitas HR, bukan saja di dalam negeri tetapi juga sampai keluar negeri. Hal ini akan membuka kesempatan yang lebih lebar bagi kita untuk tetap exist di era kemajuan teknologi ini.

Semoga bermanfaat.

Melva Emsy Simalango/VMN/BL/Partner in Management and Technology Services, Vibiz Consulting Group

Leave a Reply

Your email address will not be published.