Yayoi Kusama: Life Heart Rainbow

(Business Lounge Journal – Art)

Museum MACAN menggelar LIFE IS THE HEART OF RAINBOW (12 Mei – 9 September 2018) yang menampilkan karya-karya seniman asal Jepang, Yayoi Kusama yang merupakan hasil karyanya dalam kurun waktu 70 tahun. Sebelumnya pameran ini juga telah dihelat di National Gallery Singapore (NGS) serta Queensland Art Gallery|Gallery of Modern Art (Qagoma). Sehingga Museum MACAN menjadi lokasi ketiga dan terakhir dari rangkaian pameran hasil karya Yayoi Kusama ini.

Museum MACAN menampilkan lebih dari 130 karya sejak tahun 1950-an, termasuk akuisisi baru MACAN yaitu I Want to Love on the Festival Night (2017) dan karya-karya yang tidak ditampilkan pada kedua pameran sebelumnya, yaitu Flower (1953) dan Untitled (child mannequin) (1966).

Sebenarnya, sejak dibuka pada tahun lalu, Museum MACAN sudah memamerkan salah satu karya instalasi Yayoi Kusama, infinity mirrored room – Brilliance of The Souls (2014).

Kusama memang sangat tertarik dengan elemen-elemen yang berhubungan dengan kondisi tak terbatas, pengulangan, dan bayangan. Hal ini sangat jelas nampak pada hasil karyanya baik instalasi, lukisan, dan patung.

Aaron Seeto selaku Direktur Museum MACAN, mengajak warga Jakarta khususnya untuk dapat mengunjungi pameran Yayoi Kusama ini sebagai sebuah pengalaman yang luar biasa serta mengalami langsung Yayoi Kusama sebagai sebuah fenomena seni. Dengan demikian pengunjung dapat mengakses dunia, metode, ide, dan inspirasi sang seniman.

Sebagai sebuah rangkuman perjalanan artistik Kusama, “YAYOI KUSAMA: LIFE IS THE HEART OF RAINBOW” menjelajahi perkembangan karya sang seniman selama kariernya. Publik akan dapat melihat penggunaan motif khas Kusama – termasuk polkadot, jarring, dan labu. Beberapa konsepnya adalah mengenai pengaburan diri, pendekatan unik pada ruang yang jelas terlihat pada karya-karya instalasi berukuran besar. Salah satu karya dalam pameran ini adalah My Eternal Soul, sebuah seri lukisan yang dimulai sang seniman pada 2009 dan masih berkelanjutan. Seri ini kini terdiri dari lebih dari 500 lukisan yang 24 di antaranya dipertunjukan dalam pameran ini.

Pameran ini juga akan menampilkan beberapa karya dari perjalanan Kusama yang telah diapresiasi di berbagai belahan dunia: Dots Obsession (2013/2016), Narcissus Garden (1966/2018), The Spirit of the Pumpkins Descended into the Heavens (2015), dan The Obliteration Room (2002 – masih berlangsung) yang merupakan instalasi interaktif yang telah ditampilkan di lebih dari 20 lokasi di 15 negara, dan telah dilihat oleh sekitar lima juta orang.

Business Lounge Journal/Vibiz Media Network/BLJ

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.