(Business Lounge Journal – Human Resources)

Semakin hari semakin tinggi kesadaran banyak orang mengenai pentingnya memiliki pengetahuan baik melalui pendidikan formal maupun informal. Bahkan bukan hanya melalui jalur pendidikan formal dan informal, termasuk juga segala sarana berbagi pengalaman dan komunitas yang memperluas pengetahuan, sangat digemari oleh orang-orang muda profesional pada era ini. Mereka berharap akan memperoleh keuntungan untuk mengembangkan diri melalui interaksi yang dibangun dengan orang-orang yang memiliki pengetahuan lebih menurut pandangan mata mereka.

Ketika orang-orang muda ini masuk dalam dunia kerja, keinginan yang sama terus memacu mereka untuk menggali ilmu sebanyak yang mereka bisa lakukan. Di sinilah posisi HRD sangat penting untuk mampu mengamat-amati dan menganalisa kebutuhan karyawannya jika memang perusahaan memandang karyawan-karyawannya memiliki potensi untuk dipertahankan. Sebab jika tidak, cepat atau lambat, mereka akan pergi meninggalkan perusahaan karena mereka merasa tidak adanya sarana pengembangan diri. Beberapa orang malahan menyampaikan bahwa sebenarnya karyawan tidak mau meninggalkan perusahaan, mereka mengundurkan diri karena ingin meninggalkan pemimpinnya.

Peranan HR belakangan ini bukan hanya sekedar menjalankan fungsi-fungsi HR yang memang akan terus menjadi tanggung jawab rutinnya, namun dituntut juga untuk menjadi HR yang mampu mengubah pola pikir pada pemimpin dan karyawan di perusahaan untuk berlomba-lomba mengubah diri dan meningkatkan kemampuannya untuk terus berkembang, menjadi agen perubahan dan pemicu untuk terus menjadi kreatif. HR adalah bagian penting yang menolong para pimpinan seumpama kompas yang menolong nakoda dalam menjalankan kapal ke tujuan yang tepat dan benar.

Beberapa peranan HR Transformer adalah sebagai berikut:

1. Actively be a good listener to all level of employees

Jangan meluangkan banyak waktu untuk duduk di belakang meja. Luangkan lebih banyak waktu untuk duduk dengan seluruh level karyawan di perusahaan. Indentifikasi kebutuhan dan masalah yang mereka hadapi, serta aktif menggali. Jika karyawan tidak bicara, buatlah cara-cara sederhana dan menarik untuk mereka bicara secara positif dan terpercaya.

2. Showing creativity infront of all employees

HR harus mampu melakukan kreatifitas-kreatifitas cerdas yang sangat bermanfaat bagi perusahaan. Hal ini akan memicu karyawan lainnya untuk bergerak kreatif agar tidak terlindas. Nah…inilah kesempatan yang baik untuk menggali ide kreatif mereka.

3. Berani untuk mengambil tindakan perubahan.

Setelah mendapatkan ide yang telah dipikirkan dan didukung dengan data dan analisa yang kuat, paparkan kepada para pimpinan. Berani untuk maju menyakinkan pimpinan, perlunya ide ini untuk diterapkan. Jangan sampai ide-ide cemerlang menjadi mati hanya karena kitanya yang tidak mau atau tidak berani maju meskipun ada saja kemungkinan ide tersebut ditolak. Minimal karyawan dan pimpinan melihat kesungguhan kita terhadap ide tersebut.

4. Jadilah cerdas dan penuh ilmu serta pengalaman

HR harus rajin belajar, menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, serta membangun banyak komunikasi dengan orang berpengalaman lainnya. Jangan berhenti belajar, berkarya, berinisiatif dan berani berubah dan mengubah diri dan karyawan lainnya untuk perubahan besar yang menguntungkan peerusahaan dan mengembangkan diri sendiri.

Hal-hal ini dapat terus ditambahkan untuk lebih dapat menjadi HR yang melakukan perubahan-perubahan yang baik bagi karyawannya dan tentu saja bagi perusahaan.

Semoga bermanfaat.

Melva Emsy Simalango/VMN/BL/Partner in Management and Technology Services, Vibiz Consulting Group

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.