(Business Lounge Journal – Medicine)

Awal tahun ini dunia dihebohkan oleh Aussie Flu yang dikabarkan telah menyerang 170.000 orang di Australia. Suatu jumlah yang lebih dari dua setengah kali lipat dari tahun lalu dan  lebih dari 300 orang dilaporkan meninggal. Flu tersebut juga merebak ke Irlandia, Inggris. Dilaporkan pada akhir tahun 2017, sudah 1.649 orang yang terinfeksi dan rumah sakit di Australia dan Inggris telah bersiap menghadapi epidemi karena ini adalah salah satu musim influenza terburuk dalam 50 tahun terakhir.

Profesor Dingall di Inggris, mengatakan kepada Daily Express bahwa ini adalah wabah flu paling serius sejak pandemi tahun 1968 yang dimulai di Hong Kong – dan membunuh satu juta orang di seluruh dunia. Walau di Indonesia belum dilaporkan kasusnya, namun karena kita bertetangga dengan Australia dan banyak kunjungan orang Indonesia kesana, tidak ada salahnya mengetahui jenis flu yang mematikan ini.

Apa itu Aussie Flu?

Flu memiliki dua tipe  yaitu flu tipe A dan B. Salah satu jenis influenza yang beredar di Inggris tahun ini adalah sejenis flu A yang dikenal dengan nama H3N2, sama dengan tipe yang diderita Australia sejak awal tahun ini, selama musim dingin mereka. Dr. Richard Pebody, yang bertindak sebagai kepala penyakit pernafasan di Public Health England, mengatakan: “Influenza H3N2 dapat menyebabkan masalah bagi orang tua, dan terutama dapat menyebabkan wabah di rumah.”

Gejala

Gejala H3N2 mirip dengan strain flu lainnya, namun bisa lebih parah. Mereka dapat mencakup:

  • Pegal-pegal
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Demam dengan suhu diatas 38C
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Muntah dan diare

Seorang ibu berusia 39 tahun di Australia awalnya mengira dirinya mabuk sampai muntah lalu terasa nyeri dada dan sesak nafas. Ia berada di tempat tidurnya selama lima minggu. Sepasang suami istri dari Great Sankey, Warrington bahkan sampai tidak bisa bergerak karena demam yang sangat tinggi,  nyeri otot, dan nyeri dada.

Pencegahan

Vaksin flu adalah perlindungan terbaik yang dapat diberikan kepada setiap orang. Walaupun strain flu bermutasi setiap tahun, namun tetap diperlukan ulangan vaksin flu setiap tahun, khususnya untuk orang dewasa yang berisiko, yang berusia di atas 65 tahun, wanita hamil, dan anak-anak yang berusia enam bulan sampai dua tahun. Walaupun vaksin mungkin tidak bekerja efektif sesuai yang diharapkan karena mutasi virus tapi paling tidak sudah memberikan kekebalan tubuh.

Pencegahan juga dapat dilakukan seperti layaknya flu lainnya dengan cara mencuci tangan secara teratur, menutupi mulut dan hidung bila bersin atau batuk dengan tissue atau lengan baju serta membersihkan permukaan barang yang diduga terkena percikan bersin/batuk.

Komplikasi

Penyebab kematian pada flu H3N2 ini adalah munculnya Pneumonia yang fatal dan juga dehidrasi serta komplikasi-komplikasi fatal lainnya. Untuk membantu Anda menjadi lebih baik dengan lebih cepat, jika terkena flu, Anda disarankan untuk:

  • Istirahat dan tidur
  • Menjaga tubuh tetap hangat
  • Minum parasetamol atau ibuprofen untuk menurunkan suhu tubuh dan mengobati rasa sakit dan nyeri
  • Minum banyak air untuk menghindari dehidrasi (kencing Anda harus berwarna kuning muda atau bening)

Vera Herlinadr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Partner in Management and Technology Services, Vibiz Consulting Group

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.