Meningkatkan Produktivitas dengan Memaksimalkan Cara Kerja Otak

(Business Lounge Journal – General Management) Kali ini kita akan tinjau bersama tentang cara meningkatkan produktivitas kerja bukan pada sistem atau teknik-teknik pemecahan masalah dan penyelesaian pekerjaan dengan menggunakan metode-metode terkini. Mari kembali kepada bagian paling hulu yakni awal mula sebuah action terjadi yaitu dimulai dari otak si pekerja.

Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki atau melatih ingatan supaya lebih kuat sehingga mendukung terselesaikannya sebuah action dengan lebih cepat. Contoh sederhana, jika lupa di mana meletakkan kunci mobil, maka perlu waktu lebih lama untuk mobil start berjalan, lebih lama tiba di tempat pekerjaan, intinya mengurangi produktivitas.

Mengapa ingatan sangat penting? Menurut Donald H. Weiss, ingatan merupakan gudang informasi atau citra, atau proses pembangkitan atau penghidupan kembali pengalaman kita. Jadi sangat penting menjaga ingatan agar tetap kuat.

Beberapa cara kerja otak yang mendukung ingatan dan produktivitas kita dalam melakukan sebuah atau serangkaian pekerjaan antara lain sebagai berikut:

1. Visualisasikan ingatan melalui gambar
Setiap kita punya pengalaman dalam mengingat sesuatu akan terbantu jika ada visualisasinya baik gambar maupun simbol-simbol. Penelitian tentang hal ini yang dilakukan di University of Helsinki membuktikan bahwa jika Anda mengingat suatu informasi, bersamaan dengan suatu gambar, maka akan memudahkan otak Anda untuk memanggil ingatan tersebut kembali. Oleh karena itu data dalam tampilan infographic lebih mudah diingat, daripada data dalam tampilan tabel biasa.

2. Tuliskan obyek yang akan diingat
Proses menuliskan sesuatu membantu otak untuk berpikir dan mengingat. Jadi kebiasaan menulis merupakan kebiasaan yang baik dalam memaksimalkan kerja otak dan membantu meningkatkan produktivitas. Karena ketika seseorang menulis itu memiliki pengalaman melibatkan lebih banyak indera. Itulah sebabnya meskipun sudah tersedia literature atau materi pelatihan disarankan tetap membuat pencatatan sendiri.

3. Membiasakan membuat kategori
Cara efektif memaksimalkan kerja otak lainnya adalah dengan membiasakan diri menyusun kategori. Jika melakukan pencatatan pada aplikasi evernote, pocket, feedly, blog, dan sebagainya, berikanlah kategori setiap konten.

Demikian juga dalam keseharian di rumah atau di kantor, biasakan menyusun buku atau barang-barang sesuai kategori termasuk menyusun pakaian di lemari, menyusun uang di dompet sesuai denominasi besarnya uang, dan sebagainya.

4. Sharing kepada orang lain
Lebih dari sekedar menulis, jika anda membiasakan berbagi atau sharing atau mengajarkan sesuatu yang Anda ketahui kepada orang lain maka otak juga dipaksa untuk berpikir. Semakin sering berpikir dan mengucapkannya berulang-ulang akan semakin terekam dalam ingatan jangka panjang, tidak mudah lupa.

Itu sebabnya pula, seorang mentor, guru, dan dosen, serta para fasilitator atau penyiar, jurnalis dan pemateri lainnya, dapat dengan mudah menjawab pertanyaan-pertanyaan, karena sudah terekam dalam ingatan karena sering mengatakan hal tersebut.

5. Bermain game atau simulasi yang memacu otak berpikir
Seringkali dalam materi pelatihan, trainer memadu berbagai metode supaya menghasilkan proses belajar yang maksimal, salah satunya dengan menggunakan game atau simulasi. Dalam pelatihan Building Business Acumen dari VBLC misalnya, menggunakan business simulation untuk membantu peserta memahami dan mengingat prinsip-prinsip bagaimana sebuah perusahaan mendapatkan income. Pada umumnya peserta akan lebih mudah mengingat.

Beberapa hal sederhana yang disebutkan di atas, jika dilakukan dengan konsisten akan sangat membantu meningkatkan produktivitas Anda. Otak manusia diciptakan oleh Sang Pencipta dengan kemampuan berpikir yang luar biasa, bahkan dapat menghasilkan 70.000 ide per hari. Sungguh disayangkan jika tidak dimaksimalkan untuk meningkatkan produktivitas dan melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Emy Trimahanani/VMN/BL/Managing Partner for Wealth Management Vibiz Consulting, Vibiz Consulting Group

Leave a Reply

Your email address will not be published.