The Goodness of Red Wine

(Business Lounge Journal – Medicine)

Anda pencinta Red Wine? Red wine rasanya memang beragam, tapi memang enak menurut saya. Saya bukan penggemar Red Wine tapi saya suka wine baik white atau red. Saya sendiri tidak akan melewatkan kesempatan minum red wine jika sedang berada di pesawat. Bahkan saya pun sengaja mencari Red Wine di beberapa negara untuk membandingkan rasanya. Di negara seperti Prancis dan Italia, Red Wine merupakan bagian dari makanan sehari-hari. Harganya pun terjangkau.

Antioksidan

Red Wine memang terbukti melindungi Anda dari penyakit jantung, diabetes, dan peradangan kronis. Peradangan kronis adalah penyebab yang mendasari hilangnya memori dan memperlambat proses mental serta penyakit neurologis yang serius seperti stroke dan Alzheimer. Nah, Red Wine ini kaya polifenol, senyawa tanaman bermanfaat yang menghambat pembentukan plak beracun yang menumpuk di otak penderita Alzheimer. Sehingga setelah dikonsumsi, Red Wine akan melindungi sel otak agar tidak sekarat dalam situasi stres. Polifenol ini menjadi antioksidan yang ampuh bagi tubuh dan  mendukung hippocampus dan korteks, dua area otak yang mengendalikan daya ingat dan belajar.

Berapa banyak yang dapat Anda minum?

Studi menyatakan bahwa satu sampai tiga gelas per minggu dapat mengurangi kehilangan memori terkait usia dan menunda timbulnya demensia. Orang dewasa yang menjadi peminum moderat akan terlindungi otaknya dari penurunan kognitif di kemudian hari.

Analisis terhadap 143 penelitian termasuk lebih dari 365.000 peserta menyatakan bahwa peminum moderat 23% lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan tanda-tanda masalah ingatan, demensia, atau penyakit Alzheimer.

Usia lanjut 75 tahun atau lebih tua  rata-rata berhasil menurunkan risiko demensia hingga 60% dan Alzheimer lebih dari 40% dengan terus minum  Red Wine secukupnya.

Di Amerika Serikat, pedoman resmi untuk konsumsi moderat adalah satu gelas minuman setiap hari untuk wanita dan dua gelas minuman setiap hari untuk pria. Namun angka ini dapat berbeda untuk setiap negara. Di negara-negara  seperti Prancis dan Spanyol, pedoman pemerintah lebih lunak, memungkinkan dua gelas minuman setiap hari untuk wanita dan empat gelas untuk pria. Di pulau Ikaria, Yunani, orang-orang yang berusia sembilan puluhan justru meningkatkan batas minum moderat menjadi empat gelas anggur merah setiap hari.

Bagaimana Mendefinisikan Satu Gelas Minuman?

Sudah diterima secara luas bahwa 12 ons bir, 5 ons anggur, atau 1,5 ons minuman keras dianggap satu minuman. Anda akan melihat bahwa pedoman alkohol untuk pria dan wanita berbeda.

Perbedaan jenis kelamin membuat perbedaan pada hormon dan enzim. Hal ini membuat wanita memetabolisme alkohol lebih lambat. Seorang wanita menyerap sekitar 30% lebih banyak alkohol ke aliran darahnya daripada orang dengan berat badan sama yang telah mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang sama.

Selain itu, Magnetic Resonance Imaging (MRI) menunjukkan bahwa otak wanita lebih rentan terhadap kerusakan akibat alkohol daripada penyakit pria.  Jadi jika Anda wanita tidak perlu minum terlalu banyak, sedikit saja sudah cukup.

Bagaimana? Masih tertarik dengan Red Wine? Selama kita membatasi jumlah yang kita minum maka Red Wine justru akan bermanfaat bagi kita.

Selamat menikmati!
Vera Herlinadr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Head of Management & Soft Skill Development.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.