Mengapa Anda Perlu menulis Rencana Bisnis?

Business Plan

(Business Lounge Journal – Finance and Tax)

Jika  Anda menjalankan suatu bisnis, Anda pasti sudah mendengar banyak pembahasan mengenai apa itu rencana bisnis atau business plan. Mungkin Anda telah diberitahu, “Anda harus memiliki rencana bisnis”. Mungkin Anda pernah mendengar, “semua bisnis yang sukses memiliki rencana bisnis.” Atau mungkin, “jika Anda ingin mendapatkan investor, Anda harus memiliki rencana bisnis.”

Ada beberapa pengertian mengenai rencana bisnis, namun apa pun pengertiannya, adalah baik untuk memiliki suatu rencana bisnis. Tetapi untuk kebanyakan orang, potongan dari rencana bisnisnya kemudian dijadikan jargon perusahaan. Namun demikian, bukan pertanyaan yang tidak masuk akal untuk tetap bertanya, “Apa sebenarnya rencana bisnis?”.

Apa yang dimaksud dengan rencana bisnis?

Business plan sebenarnya merupakan dokumen tertulis yang menetapkan rencana bisnis Anda untuk jangka waktu tertentu. Ini menjelaskan apa tujuan bisnis Anda dan menjelaskan bagaimana Anda akan mencapainya.

Menulis rencana bisnis atau suatu business plan adalah berbeda dengan melakukan perencanaan bisnis. Ya, Anda memang harus selalu merencanakan dan memikirkan strategi untuk bisnis Anda, tapi itu tidak berarti Anda harus menuliskan semuanya.

Anda harus memiliki alasan yang tepat untuk meneliti kembali bisnis Anda serta mulai menyusun semuanya dalam satu dokumen – paling tidak Anda tahu hal itu karena hal ini akan memerlukan banyak waktu dan sumber daya. Tujuan dari suatu  rencana adalah untuk mencapai sesuatu. Jadi pertanyaan yang pasti muncul berikutnya adalah sebagai berikut :

Apa tujuan dari business plan?

Ada dua tujuan utama untuk rencana bisnis, tergantung pada siapa pemakainya.

  1. Untuk pihak internal (pemilik bisnis dan staf, misalnya), ini adalah panduan untuk langkah langkah yang akan Anda ambil untuk mengembangkan bisnis Anda.
  2. Untuk pihak eksternal (investor, bank, lembaga donor dan sebagainya), ini adalah cara untuk mengkomunikasikan rencana yang Anda miliki untuk bisnis Anda. Hal ini merupakan hal yang paling penting dan salah satu hal yang sering dilupakan. Sebuah rencana bisnis formal merupakan alat komunikasi.

Jadi apa yang Anda komunikasikan dan kepada siapa?

Ini adalah pertanyaan yang seringkali tidak pernah ditanyakan ketika menulis rencana bisnis.

Jika rencana bisnis Anda adalah untuk Anda gunakan sendiri, maka tujuan utamanya adalah untuk memandu langkah-langkah Anda. Oleh karena itu dapat mengambil bentuk apapun yang paling cocok atau praktis untuk tujuan ini.

Ini tidak perlu menjadi dokumen yang panjang dan  rinci, itu hanya perlu cukup untuk membuat Anda tetap pada jalur yang ada. Ini mungkin bukan dokumen tertulis secara resmi sama sekali. Mungkin lebih seperti slide, poster atau infographic. Jika itu dirancang untuk membantu Anda, buatlah sesuai dengan keinginan  Anda, baik dalam desain dan format.

Jika rencana bisnis Anda adalah untuk berbagi dengan orang lain (seperti investor, lembaga donor, penyedia kredit dan sebagainya), maka tujuan utamanya adalah untuk mengkomunikasikan visi dan rencana bagi perusahaan.

Dalam hal ini, membuat dokumen tertulis yang komprehensif merupakan langkah terbaik, karena mengkomunikasikan segala macam hal yang relevan dengan bisnis Anda; hal-hal yang Anda ketahui dengan baik, ataupun ide ide baru lainnya yang perlu juga dipahami berkaitan dengan bisnis Anda. Rencana bisnis yang Anda buat bisa juga spesifik untuk tujuan tertentu. Sebagai contoh, mungkin diarahkan pada satu investor yang berpotensi untuk meyakinkan mereka untuk berkontribusi   500 miliar untuk bisnis Anda. Atau mungkin rencana bisnis yang belum terlalu spesifik.  Sebagai contoh, mungkin untuk memberikan gambaran awal perusahaan Anda ke berbagai penyandang dana potensial yang mungkin memberikan support dana  yang jumlahnya bervariasi.

Ketika Anda hendak menulis  suatu rencana, pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  • Apakah Anda membutuhkan rencana bisnis tertulis yang formal? Atau cukup perencanaan sendiri saja?
  • Apa tujuan dari rencana Anda? Apa hasil yang Anda inginkan?
  • Siapa yang akan menggunakan perencanaan bisnis  Anda?
  • Mengapa perencanaan bisnis ini  merupakan cara terbaik untuk mengkomunikasikan  pesan Anda?
  • Setelah  Anda bisa menjawab dengan jelas tentang hal-hal di atas, barulah Anda dapat mulai menulis suatu rencana.

Apapun jawaban Anda dari pertanyaan di atas, ini merupakan titik awal untuk mengartikulasikan tujuan bisnis Anda. Tanyakan kepada diri sendiri, apa yang Anda inginkan dari perusahaan ini dan apa cara terbaik untuk mencapai hal itu.

iin3Endah Caratri/MP Financial, Accounting & Tax Services Division, Vibiz Consulting, Vibiz Consulting Group/VMN/BL

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.