SUGAR WARNING!

Cake1

(Business Lounge Journal – Medicine)

Makanan apa yang menurut Anda  tidak sehat? Hampir semua orang yang saya tanyakan dengan cepat menjawab “lemak”. Begitu banyak orang tahu bahwa lemak itu tidak sehat. Namun rasanya, apa yang gurih dan lezat selalu menggoda untuk dicoba dan biasanya tidak ada yang tidak enak. Sebut saja sop buntut, nasi uduk, nasi goreng, bakso, dan banyak lagi. Wah, enak semuanya!

Selain lemak, apa yang menjadi favorit lainnya bagi orang Indonesia, yang kerap dipantang kalau diet adalah nasi. Padahal orang Indonesia ini, dasarnya adalah “anak nasi”, alias paling doyan yang namanya nasi, apalagi kalau hangat-hangat. Cukup dengan ikan asin atau telor dadar juga sudah mantap rasanya. Pasti Anda pernah mendengar “kalau belum makan nasi rasanya seperti belum makan.”. Haha…ya.. itulah orang Indonesia.

Bicara soal makanan memang tidak ada habisnya. Bagaimanapun juga, makanan besar pengaruhnya pada kesehatan tubuh manusia. Berbagai metode diet diciptakan demi tercapainya hidup yang lebih sehat.  Siapa sih yang tidak mau sehat? Pasti semua orang mau. Namun sedikit yang menjadi pelaku diet sehat. Pengetahuan mungkin ada, tapi makan tidak bisa di-rem.

Penelitian menemukan bahwa penganut Diet Mediterania memiliki rentang hidup lebih lama dan tingkat penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker yang lebih rendah.

Hampir semua negara maju memiliki Dietary Guidelines berdasarkan penelitian yang mereka lakukan. Di Indonesia Dietary Guidelines terakhir dikeluarkan tahun 1995. Sedangkan di negara maju, Dietary Guidelines ini dikeluarkan setiap lima tahun sekali.

Yuk, kita intip seperti apa Dietary Guidelines orang Amerika pada tahun 2015. Saran nutrisi dari Departemen Pertanian, Departemen Kesehatan, dan Layanan Manusia Amerika Serikat ini merupakan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan untuk mengatur menu makanan sehat yang bertujuan untuk mengurangi tingkat obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan kondisi kronis lainnya akibat pola makan dan pola hidup.

Hal yang baru dalam Dietary Guidelines Amerika ini adalah :

  • Asupan gula dibatasi dengan tegas hanya maksimal 10% dari total asupan. Sumber gula bukan hanya gula murni dan semua yang manis tapi juga semua sumber karbohidrat seperti tepung putih, gandum, beras putih, umbi-umbian yang direbus, semuanya memiliki indeks glikemik yang tinggi.
  • Asupan lemak jenuh harus  tidak lebih dari 10% dari asupan total kalori harian seseorang. Hal ini berarti steak, mentega dan produk susu tinggi lemak lainnya,  dalam kategori makanan yang tidak boleh dimakan terlalu banyak.
  • Mengurangi asupan protein dengan mengurangi makan daging merah,  unggas dan telur.
  • Membatasi asupan garam (Natrium) hanya 2300 mg  per hari atau 1 sendok teh garam untuk usia 14 tahun ke atas. Di bawah 14 tahun bahkan disarankan lebih rendah lagi dari itu.  Natrium yang tinggi dapat mempertinggi resiko terjadinya serangan jantung.

Dengan kata lain, diet Amerika ini lebih banyak mengkonsumsi ikan, sayur, buah, biji-bijian, dan sedikit saja gula. Diet ini lebih mirip dengan Diet Mediterania, yaitu pola makan orang-orang yang hidup di sekitar laut Mediterania pada zaman dulu yang memang lebih mengutamakan sayur, buah, dan biji-bijian. Penelitian menemukan bahwa penganut Diet Mediterania memiliki rentang hidup lebih lama dan tingkat penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker yang lebih rendah.

Saya sendiri sejak mengurangi konsumsi daging merah dan gula,  nilai-nilai pemeriksaan laboratorium saya untuk kolesterol, gula, dan fungsi hati, selalu normal. Tentunya dibandingkan dengan dulu sebelum saya melakukan pembatasan makanan.

Beberapa penelitian terkini, juga menjadikan gula sebagai suatu warning utama yang perlu dihindari dalam diet dan itulah sebabnya juga berkembang diet Ketogenic, seperti tulisan saya yang sebelumnya. (Baca: Lemak: Komposisi Diet Baru).

Ingin tahu mana yang lebih sehat? Sebaiknya Anda mencobanya sendiri dan merasakan dampaknya pada tubuh Anda.

dr. Vera Herlina adalah seorang dokter sekaligus master di bidang management. Seorang penyuka traveling yang selalu mengambil inspirasi dari setiap journey untuk memperkaya wawasan.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.