Menolong Si Hippocampus

Brain 3(Business Lounge Journal – Healthy Wealthy)

Baru saja saya memperkenalkan diri kepada seseorang yang saya temui dalam sebuah seminar, hanya selang beberapa menit, ia kembali menanyakan nama saya. Begitu juga pada akhir seminar, ketika kami akan berpisah, dengan meminta maaf ia kembali menanyakan nama saya. Mungkin Anda pun pernah mengalami hal yang sama, menanyakan sesuatu hal secara berulang-ulang, atau mengalami kesulitan saat harus menyebutkan kembali nama-nama orang yang baru saja Anda temui. Apakah hal ini berarti Anda memiliki masalah dengan memori otak Anda? Belum tentu!

Tidak semua orang dapat dengan lancar menyebutkan kembali apa saja yang ditemuinya di jalan, siapa saja yang ia lihat di dalam ruangan, atau buah apa saja yang disimpan di dalam lemari pendinginnya. Dalam beberapa permainan, terkadang kita diperlihatkan beberapa gambar hanya dalam tempo beberapa detik, lalu kemudian diminta untuk menyebutkan kembali apa saja yang kita lihat ketika gambar-gambar tersebut kemudian ditutup. Bagi beberapa orang, tidak ada masalah yang besar untuk mengingat apa saja yang telah dilihatnya. Tetapi bagi beberapa yang lain, dapat saja terjadi hambatan saat harus menjabarkan kembali apa yang dilihatnya. Lalu apakah berarti orang tersebut memiliki masalah dengan memorinya?

Memori otak

Sampai hari ini tidak ada yang dapat menandingi kecanggihan otak manusia. Bagian tubuh yang besarnya hanya sekepalan tangan ini, memiliki memori yang sanggup untuk menampung data dan kejadian yang ada di sepanjang perjalanan hidup.  Dengan kemajuan dalam riset neuro-psikologi, sistem memori telah dibagi menjadi beberapa komponen.

  1. Memori implisit yang mempelajari tentang respons motorik/gerakan yang tidak berhubungan dengan akses kesadaran, misalnya: mengendarai mobil atau motor, keterampilan bermain bola basket dan sebagainya.
  2. Memori eksplisit yang berhubungan dengan akses kesadaran, misalnya: menceritakan kembali autobiografi seseorang dari buku yang dibaca, menceritakan dengan detil kejadian pengalaman pribadi sesuai kronologis atau waktu-waktu tertentu, termasuk kemampuan menyimpan pengetahuan umum.

Selain dilihat dari sistemnya, memori juga dapat dibagi berdasarkan jangka waktu tersimpannya memori.

  1. Memori jangka pendek yang memiliki kemampuan untuk mengingat dengan segera materi verbal yang baru saja diucapkan orang lain atau angka yang baru saja dilihat. Biasanya, informasi ini hanya dalam jumlah yang sedikit yang diingat.
  2. Memori jangka panjang yang merupakan kemampuan untuk mengingat kembali informasi yang telah disimpan dan dipelajari pada waktu yang lampau, misalnya mengingat pelajaran waktu di SMU pada saat kita sudah kuliah, dan sebagainya. Memori ini disebut juga sebagai memori retrograd.
  3. Memori anterograd yang merupakan kemampuan untuk menerima hal-hal yang baru.

Menguji kekuatan memori

Ada beberapa cara untuk mengetahui kekuatan memori Anda, misalnya dengan menyebutkan kembali informasi verbal yang kompleks yang Anda dengar 5 –10 menit yang lalu, menyebutkan kembali nama, alamat, dan nomor telepon seseorang yang baru saja berkenalan dengan kita, atau menuliskan kembali daftar kata-kata yang baru saja Anda baca. Cara lainnya adalah dalam bentuk gambar, yaitu dengan mencoba untuk menggambarkan kembali ruangan yang baru saja Anda lihat, atau warna-warna yang baru Anda perhatikan, atau bisa juga dengan menceritkaan kembali secara detil autobiografi seseorang serta berita-berita yang baru saja And abaca di Koran.

Jika Anda mampu melakukannya langkah-langkah di atas dengan baik, berarti memori anda baik dan kuat. Tetapi bagaimana jika ternyata Anda termasuk mereka yang sering lupa? Tidak perlu khawatir, belum tentu memori Anda lemah. Bisa saja Anda menganggap informasi yang Anda terima itu merupakan sesuatu yang tidak penting, sehingga Anda tidak menyimpannya dalam otak Anda yang luar biasa itu.

Latihlah kekuatan memori Anda

Cobalah memberikan kesempatan untuk melatih kekuatan memori Anda dengan memberikan perhatian pada segala sesuatu yang Anda dengar, Anda baca, Anda tahu, dan simpanlah informasi-informasi tersebut dalam memori Anda. Kemudian belajarlah untuk menceritakannya kembali kepada orang-orang di sekitar Anda. Semakin sering Anda menceritakan atau berbagi informasi, semakin informasi itu terekam dalam memori Anda.

Perhatikan Hippocampus Anda

Hippocampus merupakan struktur penting yang ada pada otak Anda yang membantu Anda belajar dan menyimpan memori. Di samping itu juga berpengaruh pada suasana hati. Disfungsi hippocampus akan menimbulkan depresi dan gangguan neurokognitif dan hal ini sangat mungkin terjadi pada siapapun.

Pada umumnya, sel otak (neuron) yang rusak tidak dapat memperbaiki diri, tetapi ada 2 area otak yang dapat memungkinkan terjadinya pembentukan neuron baru, salah satunya adalah Hippocampus. Bagaimana caranya?

Kebiasaan sehat seperti olahraga dan diet sehat yang membatasi kalori makanan ternyata berhubungan dengan peningkatan volume pembentukan neuron baru dan volume Hippocampus yang lebih besar. Sedangkan stres emosional, peradangan sistematis tingkat rendah, dan penuaan secara normal berhubungan dengan volume Hippocampus yang lebih kecil.

Dalam sebuah studi yang dipimpin oleh Felice Jacka N., PhD, profesor di Divisi Nutrisi Psikiatri Penelitian di Deakin University, Geelong, Australia yang juga adalah presiden dari Masyarakat Internasional untuk Penelitian Gizi Psychiatry, ditemukan bahwa konsumsi diet yang tidak sehat ala dunia Barat (daging, hamburger, keripik, dan minuman ringan seperti Coke dan sejenisnya), ternyata dapat mengurangi volume Hippocampus kiri. Sedangkan diet sehat dari sayuran segar dan ikan ternyata dapat meningkatkan volume Hippokampus. Uniknya, diet tidak sehat ternyata tidak berpengaruh pada Hippocampus kanan, volumenya tidak berkurang sama sekali.

Diet sehat memang berdampak sangat banyak pada tubuh, karena itu perbanyaklah makanan berantioksidan tinggi, makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah, serta mulailah mengurangi makanan berlemak.

dr. Vera Herlina adalah seorang dokter sekaligus master di bidang management. Seorang penyuka traveling yang selalu mengambil inspirasi dari setiap journey untuk memperkaya wawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.