(Business Lounge Journal – Tech) Facebook sedang mengembangkan video kamera barunya yang dapat merekam 360 derajat. Dengan kamera inilah, Mark Zuckerberg kelak akan merekam saat putrinya pertama kali melangkah. Sebuah perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Mengutip apa yang diucapkan Mark seperti yang dilansir oleh wired, bagaimana perkembangan teknologi dalam mengabadikan sebuah peristiwa berkembang dengan begitu pesat. Saat Mark pertama kali berjalan, maka orang tuanya hanya dapat memberi catatan tanggal pada buku bayi miliknya. Namun beberapa tahun kemudian, saat salah seorang sepupu Mark baru dapat berjalan, orang tuanya sudah dapat mengabadikan peristiwa tersebut dalam bentuk foto. Tetapi perkembangan teknologi sangat pesat sehingga ketika keponakan Mark mulai dapat berjalan, peristiwa itu sudah dapat diabadikan dengan menggunakan video. Sekarang, Mark hendak mengabadikan peristiwa penting bagi buah hatinya, Max, dengan menggunakan 360-degree stereoscopic 3D video camera.

“When Max takes her first step, we’ll be able to capture that whole scene, not just write down the date or take a photo or take a little 2-D video,” demikian dikatakan Mark. Hal ini dilakukannya sebab ia merasa bahwa ia ingin membagikan peristiwa penting ini kepada banyak orang dan membawa mereka semua seolah-olah berada di sana dan mengalami peristiwa tersebut.

Pada Selasa (12/4), Facebook mengadakan sebuah konferensi di San Fransisco, yaitu setelah sepanjang tahun lalu Mark dan timnya menghabiskan waktu untuk mengembangkan Facebook Surround360 Camera. Kamera ini dibuat dengan perangkat senilai USD30,000 (atau sekitar 392 juta rupiah), berupa kamera yang melingkar dengan 17 kamera yang memiliki jarak yang sama. Kamera-kamera inilah yang akan menghasilkan video 360 derajat yang dapat diakses melalui smartphone, tablet, atau PC.

Mark menyatakan bahwa ia akan memasang kamera serupa di rumahnya untuk dapat menangkap peristiwa penting ketika Max yang saat ini berusia 4 bulan, mulai dapat berjalan.

Segera Facebook akan berbagi desain kamera ini termasuk perangkat lunaknya yang agak rumit secara umum. Mark memang berencana untuk menciptkan sebuah era yang baru dalam berkomunikasi. Internet tidak lagi hanya teks, foto, dan video, tetapi juga 360-degree video yang dapat menangkap sebuah suasana seperti yang sebenarnya sering kali ditampilkan pada game komputer.

Bukan hanya Facebook sebenarnya yang sedang mengembangkan kamera seperti ini, Nokia dan Jaunt saat ini juga sedang mengembangkan 360-degree video versi mereka. Begitu juga dengan Google yang sedang mempercepat penggunaan stereoscopic video dan VR melalui layanan online. Microsoft dan Apple juga dikabarkan tidak mau ketinggalan mengembangkan video kameranya.

Facebook dengan visinya “to connect the world” berupaya terus mengembangkan teknologi untuk dapat menghubungkan seluruh dunia. Berdasarkan hal tersebutlah, Mark terus membangun perusahaannya. “The real goal is to build the community,” demikian dikatakan Mark seperti dilansir oleh wired. Itulah sebabnya ia dan timnya sangat fokus untuk mengembangkan teknologi.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Flickr – DonkeyHotey

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.