(Business Lounge Journal – Empower People) Video interview Business Lounge Journal bersama dengan Leonard Theosabrata, seorang entrepreneur yang sekaligus seorang desainer telah mendapatkan hits yang tertinggi tahun ini. Tidak heran, selain nama Leonard Theosabrata memang telah dikenal di manca negara, pembelajaran yang dapat dipetik dari seorang Leonard Theosabrata akan sangat bermanfaat bagi para pembaca Business Lounge Journal.

Hidup dari Berinovasi

Leonard Theosabrata atau yang akrab dipanggil Leo mendirikan sebuah makerspace yang diberi nama Indoestri. Sebuah bengkel kreatif bagi para calon maker Indonesia. Makerspace memang bukanlah sebuah hal yang baru tetapi bagaimana dapat menumbuhkan sebuah makerspace yang berfungsi dengan seharusnya di Indonesia adalah suatu hal yang menantang. Mengapa demikian? Leo menyadari benar bagaimana banyak sekali nilai-nilai budaya anak Indonesia yang dapat dikatakan bertolak belakang dengan prinsip-prinsip inovasi. Hal inilah yang membuatnya mendirikan Indoestri dengan sebuah visi untuk menumbuhkan inisiatif dan kreatifitas anak muda Indonesia untuk dapat mengembangkan diri mereka. Karena itu Leo memiliki segudang rencana dengan makerspace yang didirikannya ini.

Berbakat Tidak Sama dengan Inovatif

We are naturally gifted and we are naturally blessed with abundance. And because of that, we are spoiled. And because of that, kita juga jadi lacking untuk nurturing and utilizing what we have,” demikian Leo menjelaskan. Ya, Bangsa Indonesia dikenal dengan kekayaan budaya, alam, dan hasil buminya yang berlimpah-limpah. Itu semua merupakan sebuah anugerah. Tetapi ada sesuatu yang kurang dimiliki oleh kita yaitu sebuah inovasi dan tanggung jawab. Leo mencontohkan bagaimana kekayaan alam Indonesia yang luar biasa, namun di masa lampau, alih-alih mengolahnya maka lebih banyak yang memutuskan untuk menjualnya sebab akan mendapatkan uang dengan lebih mudah tentunya. Tidak hanya sumber daya alam tetapi bagaimana orang-orang pada masa lampau sangat talented untuk menghasilkan ukir-ukiran, pahatan, dan sebagainya. Hampir semua daerah di penjuru nusantara ini memiliki hasil karya yang memukau. Lihat saja seni ukir Jepara, seni pahat Bali, atau ukir-ukiran suku Dayak, relief yang terpampang di candi-candi kita dan masih banyak lagi.

Kelimpahan tanpa disertai dengan tanggung jawab dan inovasi dapat menimbulkan “sikap manja” yang sebenarnya sangat merugikan. Kesadaran inilah yang dianggap Leo harus ditumbuhkan bagi generasi muda bangsa ini. Sedangkan kebiasaan untuk tidak memelihara dan tidak melakukan utilisasi harus dikikis.

Menjadi inovatif biasanya memang timbul saat seseorang tidak memiliki banyak, ketika ada dalam situasi yang sulit dan memaksa seseorang untuk benar-benar menggunakan pikirannya untuk dapat bertahan hidup. “It’s a survival thing. It’s a survival mode,” demikian istilah Leo. “Kita sebenarnya tidak pernah susah-susah banget, as a country. Nah makanya orang-orangnya jadi begitu, and I say this all the time, makanya kita jadi males.”

Melalui Indoestri, Leo berharap dapat membantu generasi muda Indonesia untuk dapat mengasah kemampuannya untuk menciptakan apa saja dengan yang inovatif melalui inisiatif mereka sendiri.

Mengembangkan Mental Lebih dari Keterampilan

Apa yang ingin dicapai dari Indoestri yang dibangun Leo ini adalah lebih kepada mengubah mental generasi muda Indonesia dan mengebangkannya. Teknik dan keterampilan adalah sesuatu yang dapat dipelajari, namun mental adalah sesuatu yang harus diubah dan dikembangkan. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melakukannya. “So, di indoestri, itu gak penting buat menjadi skillful, karena the goal, is not for you to become a craftsmen. Is never about you becoming a craftsmen, it’s about you becoming a better person,” demikian Leo menjabarkan visinya. Sehingga Indoestri diharapkan dapat mencetak seorang entrepreneur yang tidak hanya dapat menjadi usahawan tetapi juga usahawan yang memiliki mental yang baik, atau seorang seniman yang disertai dengan mental yang baik.

Tentang Interview: Interview Session with Leonard Theosabrata

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Business Lounge Journal

Related Posts

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.