(Business Lounge Journal – Technology) Dalam sepuluh tahun ke depan, industri otomotif akan mengalami transformasi yang sangat besar. Baik mobil itu sendiri, perusahaan yang menciptakannya, maupun konsumen yang membelinya akan terlihat berbeda secara signifikan, demikian dikatakan Goldman Sachs di dalam pelaporannya. Teknologi akan menentukan perubahan tersebut, namun hal tersebut akan dibentuk oleh empat tema kunci. Sehingga mobil pada tahun 2025 akan mengandung unsur-unsur:

Ramah Lingkungan

Baik konsumen maupun regulator akan sangat perduli dengan perubahan iklim sehingga akan semakin menekankan produsen mobil untuk mengurangi emisi CO2, demikian menurut kementerian ekonomi,  perdagangan, dan Industri negara Jepang. Sejumlah 22% gas rumah kaca secara global dihasilkan oleh sektor transportasi. Diharapkan pada tahun 2035 penambahan emisi CO2 hanya berkisar 1.75 kali dibandingkan tahun 1999.

Kenyamanan

Lalu lintas di kota-kota di dunia diperkirakan akan semakin buruk. Biaya kepemilikan akan semakin meningkat sedangkan mobil tidak digunakan dalam 95% waktu. Sehingga timbullah kesempatan untuk bisnis yang dapat lebih efisien mencocokkan mobil dengan mereka yang membutuhkannya.

Menurut Organization for Economic Cooperation and Development, Japan Ministry of Internal Affairs and Communications, maka pertumbuhan populasi dari tahun 2010 hingga tahun 2025 akan mencapai 50%. Sedangkan waktu yang habis dalam kemacetan setiap tahunnya bagi setiap penduduk Jepang akan mencapai   30 jam.

Keamanan

Industri akan semakin memprioritaskan bagaimana mengurangi kecelakaan. Populasi usia tua secara global pun meningkat seiring kebutuhan untuk transportasi yang aman. Menurut Organization for Economic Cooperation and Development, Japan Ministry of Internal Affairs and Communications, jumlah populasi usia tua di dunia yaitu mereka yang usianya lebih dari 65 tahun akan mencapai 10% pada tahun 2025. Sebanyak 500,000 orang tewas dan 7 juta orang terluka dalam kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia.

Terjangkau

Oleh karena pendapatan per kapita penduduk dunia bertambah, kepemilikan mobil juga akan semakin bertambah di negara-negara berkembang. Konsumen yang baru akan mencari model mobil yang kecil dan murah. Menurut Goldman Sachs Global Investment Research, proyeksi volume penjualan mobil pada tahun 2025 meliputi: 35 juta di Tiongkok, 7,4 juta di India, dan 120 juta secara total di seluruh dunia.

Industri otomotif global ada di ambang transformasi besar. Pergeseran teknologi mengemudi, dibentuk oleh tekanan demografis, peraturan, dan lingkungan. Pada tahun 2025, mobil dan dunia di sekitarnya akan terlihat sangat berbeda:

Mobil akan tumbuh lebih cerdas dan lebih efisien, dengan mesin berefisiensi tinggi, bahan ringan, dan sistem mengemudi otonom.

Industri ini akan berkembang, dengan kompetisi baru dari perusahaan teknologi, dan pemasok mampu menghasilkan bagian teknologi tinggi dengan harga rendah.

– Pengemudi akan melihat mobil dengan cara yang berbeda. Membagi mobil dan menggunakannya sebagai ruang untuk mengkonsumsi media dan membuat panggilan. Persentase pertumbuhan pengemudi akan terjadi dari pasar negara berkembang.

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Goldmansachs

Related Posts

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published.